Hujan Meteor Lyrid Memukau Dunia

Langit bertabur bintang jatuh direkam pengamat langit di penjuru dunia.

BlogIndonesia - Pengamat langit Shauna M Jackson mengirim  foto yang diambil pada 22 April dengan berpesan, "Saya mengambil foto ini malam lalu ketika saya sedang memotret aurora dan bintang di timur Elk Island Park di Alberta, Kanada. Saya menemukan satu meteor Lyrid kecil."

Hujan meteor Lyrid dapat dilihat dengan mata telanjang. Peristiwa ini terjadi pada pertengahan April ketika bumi melewati aliran debu yang tersisa dari komet Thatcher. Obyek langit ini mengorbit matahari sekali setiap 415 tahun.

Meteor ini tampil bersinar dari perbatasan konstelasi Lyra dan Hercules. Hujan meteor ini membuat takjub pengamat langit di penjuru dunia, seperti kembang api pada langit cerah akhir pekan lalu. Penampakan ini semakin gemerlap dengan dukungan cahaya bulan yang minim.

Hujan bintang jatuh yang mencapai puncak pada 22 April dini hari ini mencuat saat gelap. Fase baru ini membuat para pengamat dapat melihat dengan jelas ketika cuaca bebas mendung. Tanpa interfensi cahaya bulan, bintang-bintang ini bisa lebih menonjolkan cahayanya.

"Langit bersih, tanpa bulan, sedikit dingin, tapi selebihnya sempurna. Saya melihat dua meteor setelah matahari terbenam," ujar fotografer asal Ralph Saskatchewan di Canada, Bill Allen seperti dikutip dari Space.com.

Allen berhasil memotret Lyrid dengan latar cahaya keindahan kehijauan daerah utara. "Aurora menambah keindahan pada malam terbaik," ujar Allen.

Jim Gamble dari Jaringan Kamera Lingkaran Api Meteor Sentinel, ELPALLSKY juga berhasil menangkap keindahan  hujan meteor di Texas pada Senin lalu.

Pelajar Amerika Serikat dipimpin pakar astronomi Tony Phillips menerbangkan balon cuaca untuk membawa kamera NASA ke stratosfir. Kamera ini ditujukan untuk mengabadikan hujan meteor Lyrid di California, Amerika Serikat. Proyek ini gabungan Marshall Space Flight Center NASA, SMA Union, dan SMP Home Street di Bishop.

Menurut pelacak GPS, balon perekam meteor ini melintasi Pegunungan Putih di timur Bishop, Californnia, Amerika Serikat. Tempat ini merupakan lokasi tergelap di Amerika Serikat. Apabila Lyrid terlihat, maka dapat dipotret dengan jelas.

Negara tetangga, Malaysia juga dapat menikmati taburan bintang pada 22 April. Fotografer Veerayen Mohanadas menangkap pemandangan indah meteor Lyrid dari Kulim, Kedah, Malaysia pada momen puncaknya. (iP)


Post a Comment
Thanks for your comment