Menghapus Partisi Linux melalui Windows

Harddisk Partition
BlogIndonesia - Bagi kalian pengguna Dual Boot antara OS Windows dan Linux, mungkin pernah terpikirkan suatu saat untuk menghapus linux pada dual boot tersebut, tetapi bagaimanakah menghapus linux dengan aman melalui windows? tanpa mengganggu yang lainnya. Terlebih belum lama ini ada salah satu pengunjung SUAIQ bertanya langsung kepada Admin mengenai Partisi nya yang hilang sehingga tidak bisa ke Operating Sistem-nya. Oleh karna itu disini Admin akan menjelaskan cara Menghapus Partisi Linux melalui Windows tentunya dengan aman.

Menggunakan dual booting memang bagi sebagian orang menyenangkan, terlebih bagi mereka yang senang menggunakan linux tetapi belum bisa lepas dengan windows, sama hal nya seperti Admin. Mereka yang menjalankan dual booting dan ingin menghapus linux nya banyak beranggapan bahwa partisi harddisk mereka akan aneh, berantakan atau bahkan rusak? salah satunya GRUB Hilang atau GRUB Rescue yang telah Admin berikan pada kesempatan sebelumnya Mengatasi GRUB Hilang dan GRUB Rescue, tenang jangan panik berikut cara menghapus partisi linux dengan aman:
  1. Pastikan terlebih dahulu mana partisi linux dan mana yang partisi windows
  2. Gparted Partisi
    Pada gambar diatas terlihat mana partisi linux dan mana yang partisi windows, terlihat cukup jelas bahwa partisi berwarna coklat merupakan SWAP pada linux, pada umumnya semua jenis linux sama partisinya dengan yang Admin maksud. (Partisi linux admin terletak pada extended partition /dev/sda3)

    Dalam kebanyakan sistem dual boot windows-linux, maka linux lah yang mempunyai peran utama pada saat boot loader. Nah, GRUB merupakan boot loader pada linux. Sehingga untuk menghapus partisi linux nya kita harus mengalihkan sistem boot loader kembali ke windows. Selanjutnya silahkan kalian masuk ke windows kalian
  3. Pada windows, kalian silahkan membuka Disk Management, Untuk membukanya bisa melalui Control Panel pada System and Security atau melalui My Computer dengan cara Klik Kanan pada My Computer kalian, lalu pilih Manage.
  4. Disk Management Partisi
    Perhatikan gambar diatas, pada intinya partisi yang kita lihat di linux sama dengan partisi yang ada di management windows.

    Pada gambar diatas Admin sudah memberikan tanda yang merupakan System Reserved pada setiap OS, dan terlihat jelas pada bagian System Reserved yang di tandai warna merah merupakan sistem pada linux yang sedang Aktif, sedangkan pada sistem windows Tidak Aktif.
  5. Selanjutnya yang harus kalian lakukan yaitu membuat partisi System Reserved pada windows tersebut sebagai partisi Aktif, dengan cara Klik Kanan pada tabel partisi tersebut lalu Mark Partition as Active
  6. Partisi Aktif
    Untuk gambar diatas, Admin sudah membuat Aktif partisi System Reserved pada windows. Pada langkah ini kalian harus berhati-hati dalam membuat Aktif partisi, jangan sampai salah membuat Aktif partisi karena dapat membuat fatal, sehingga Admin menyarankan untuk teliti dalam bertindak. Jika sudah, silahkan restart 
  7. Langkah terakhir yaitu men-delete volume partisi linux yang masih tersedia.
  8. Delete Volume
    Pada tahap ini kalian hanya tinggal men-delete volume linux yang masih ada di harddisk kalian. Selanjutnya kalian bisa kembali membuat partisi windows kalian menjadi lebih besar lagi ruang simpannya.
Catatan!
Windows 8/8.1 menggunakan sistem EFI dan Linux terbaru belakangan ini sudah beralih menggunakan GRUB 2, sehingga cara dan tips diatas bagi kalian pengguna windows 8 dan linux terbaru tidak bisa digunakan secara penuh. Saran Admin, kalian menyiapkan terlebih dahulu instalasi windows yang kalian gunakan, untuk memperbaiki bootloader jika tidak ditemukan pada saat menghapus partisi.

Langkah yang harus kalian lakukan bila terjadi demikian adalah memasukan instalasi windows kalian dan melakukan booting dari instalasi tersebut. Yang harus kalian perhatikan yaitu jangan menghapus terlebih dahulu partisi linux, sebelum mengembalikan MBR ke windows. Berikut caranya:
  1. Pada instalasi windows, JANGAN pilih "Install Now", melainkan pilih "Repair Your Computer", lalu Klik Next
  2. Dalam pengaturan yang menampilkan "System Recovery Options", kalian pilih "Command Prompt"
  3. Kemudian pada layar Command Prompt, masukan perintah: bootsect /nt60 SYS /mbr
  4. Setelah itu Keluar dan Restart
  5. Pastikan boot loader sudah kembali langsung ke windows, sehingga selanjutnya aman untuk menghapus partisi linux di Disk Management
Apabila kalian ingin menyelamatkan semua partisi (Windows dan Linux), maka bisa menggunakan Rescatux dan Super GRUB 2 Disk yang memiliki banyak fungsi salah satunya Rescatux dapat menghapus sandi pada windows.

Sekian informasi cara dan tips Menghapus Partisi Linux melalui Windows yang dapat Admin sampaikan, apabila kalian mempunyai masalah dalam mencobanya silahkan hubungi Admin, Terima Kasih.


Post a Comment
Thanks for your comment