Review Linux Deepin 15.1, Distro pesaing Linux Elementary!

review linux deepin 15.1 - copyleft suaiq
BlogIndonesia - Diawal tahun 2016 ini, karna suatu hal saya kembali menyempatkan diri mencari-cari distro linux yang tepat untuk menggantikan distro Elementary di laptop saya, lalu pilihan saya jatuh kepada Linux Deepin 15.1. Sesuai dengan janji saya di sosial media (facebook) untuk me-review linux deepin, kali ini saya akan sampaikan sedetail mungkin mengenai Linux Deepin. Meski terbilang belum terlalu sepopular elementary, linux deepin cukup dibilang powerful dari segi fungsionalitas dan juga elegant kalo dilihat dari segi interface yang disajikannya. (baca: Elementary membawa kesegaran di linux )

OVERVIEW
Linux deepin merupakan distro besutan dari negeri tirai bambu (Tiongkok -red). Release sejak 2004 hingga sekarang, linux deepin terus melakukan pembaruan hingga versi terakhir yang saya akan review berikut adalah linux deepin 15.1. Release pada tanggal 29 Januari 2016, linux deepin 5.1 merupakan edisi koreksi dari versi sebelumnya (v.15), dan semenjak versi 15 ikut meramaikan kancah distro linux, pihak pengembang (WDT) memilih Debian (Unstable) sebagai base dari versi tersebut.
overview - copyleft suaiq

System requirements: (minimum)
CPU (Intel Pentium IV 2.0 Ghz)
RAM 2GB
HDD Space 10GB

Dalam hal sebuah lisensi (license), linux deepin menggunakan lisensi GNU GPL v.3 seperti yang tertera pada system information berikut:
license - copyleft suaiq
Ps: Memahami lisensi open source pada sebuah software, berarti kita telah ikut belajar Menghargai karya orang lain.
INTERFACE
Linux deepin menggantikan kepopuleran linux elementary! Tidak dipungkiri bahwa linux deepin sebagai salah satu pesaing dari linux elementary. Wah, benarkah? Yaa, setelah saya install & menggunakannya serta me-review, linux deepin banyak kemiripan dengan pesaingnya, tetapi lebih banyak juga keunggulan yang diberikan dari awal tatap muka installasi.
installasi deepin - copyleft suaiq

Grub
Umumnya grub yang sering kita jumpai merupakan GNU GRUB versi 1.9 - 2.0, namun linux deepin memberikan penyegaran yaitu dengan memberikan tatap muka yang berbeda dari yang lain dibawah inovasi linux deepin itu sendiri.

Desktop Environment
Memberikan kesan mandiri, linux deepin dibekali dengan Deepin Desktop Environment, yang didalamnya terdapat launcher, dock, dan deepin control center. Berbagai keunggulan terus ditunjukan ketika saya menggunakannya. Setelah login, pertama kali yang menarik perhatian saya adalah Dock, menu yang sebelumnya sudah saya rasakan saat menggunakan linux elementary, tapi tunggu dulu.. Linux deepin punya kelebihan pada dock-nya yaitu memiliki 3 jenis mode: Fashion Mode, Efficient Mode, dan Classic Mode.
fashion mode - copyleft suaiq

efficient mode - copyleft suaiq

classic mode - copyleft suaiq

Selanjutnya pada control center linux deepin, semua pengaturan lengkap tersaji, sehingga dimudahkan dengan hanya sekali klik. Sehingga user bebas menentukan interface yang mereka suka.
control center - copyleft suaiq

Tidak berhenti sampai disitu, ketika saya membuka launcher linux deepin tidak jauh berbeda dengan launcher pada umumnya, namun yang berbeda adalah berbagai aplikasi yang sering dibutuhkan sudah terinstal. Lagi-lagi dengan menggunakan linux deepin seperti dimanjakan dengan kemudahan serta efisiensi.
launcher - copyleft suaiq

APLICATION
Dalam me-review linux deepin, seperti sebelumnya yang saya bilang bahwa linux deepin mengusung “kemandirian”, itu kembali terbukti dengan melihat aplikasi bawaan linux deepin yang sudah terinstall secara otomatis, diantaranya: Deepin Movie, Deepin Music, Deepin Boot Maker, Deepin Store, WPS, Steam, serta Deepin Cloud.
deepin movie - copyleft suaiq

deepin music - copyleft suaiq

deepin boot maker - copyleft suaiq

Berikut Resource untuk melihat sejauh mana linux deepin 15.1 bekerja saat saya menjalan banyak aplikasi secara bersamaan: (steam/dota2, atom, terminal, wps, chrome)
resource - copyleft suaiq

CONCLUSION

Setelah me-review linux deepin 15.1, saya membuat kesimpulan bahwa linux deepin salah satu alternatif pengguna linux yang menginginkan user interface yang cantik dengan fitur yang lengkap, serta user friendly sehingga juga cocok untuk pemula.

Kelebihan:
+ User Friendly
+ Small
+ Elegant
+ Stable

Kekurangan:
- Mirror Link (Server Luar)
- Opening Login Music


Official: Linux Deepin 15.1

Post a Comment
Thanks for your comment