Bagaimana peluang lulusan sarjana Sistem Informasi yang tidak bisa koding?

Bagaimana peluang lulusan sarjana Sistem Informasi yang tidak bisa koding?
Blog Indonesia - Dari judul diatas, apakah kalian pernah membayangkan kalo jurusan Sistem Informasi itu sudah pasti bisa koding? Faktanya, tidak sedikit sarjana sistem informasi yang tidak bisa koding ketika mereka sudah lulus. Saya yang juga sebagai lulusan sarjana sistem informasi bukan bermaksud mendiskreditkan lulusan sarjana sistem informasi yang tidak bisa koding, sebab saya sendiri bukan orang yang ahli dalam koding. Lalu kenapa lulusan sarjana sistem informasi tidak bisa koding? berikut saya berikan 3 faktor yang umumnya terjadi di lapangan.

3 Faktor utama lulusan sarjana sistem informasi tidak bisa koding

  • Cara belajar, pada awal masuk kuliah semester 1 dan 2 masih banyak mahasiswa/i sistem informasi yang belum bisa melakukan peralihan dalam cara belajar dari SMA/SMK dengan di kuliah. Kenapa saya bilang demikian? pada dasarnya cara belajar di SMA/SMK masih tergolong di manjakan beda halnya di kuliah yang saya dapat gambarkan ketika di kelas apa yang diberikan dosen merupakan stimulus buat kalian yang nantinya ketika diluar kelas dapat kalian pelajari lebih jauh. Perkembangan teknologi di era sekarang sudah kian pesat, namun masih banyak individu yang sifatnya konsumtif sehingga berkurangnya inovasi maupun kreatifitas. Melakukan research khususnya sebagai mahasiswa/i merupakan hal yang wajib, sebab kita tidak bisa harus terus menunggu dari apa yang hanya diberikan dosen.
  • Minat atau Passion, faktor ini sering kali mewarnai para lulusan sarjana sistem informasi yang tidak bisa koding. Ketika kalian memilih jurusan sistem informasi, banyak diantaranya yang belum mengenal lebih jauh tentang koding, terlebih apabila dia bukan lulusan SMK IT khususnya atau bahkan dia yang sama sekali masih awam terhadap dunia IT. Dari faktor sebelumnya yaitu cara belajar, setelah kalian mulai mengenal dan mempelajari itu koding, dari sini lah terkadang menimbulkan faktor minat atau passion kalian terhadap koding. Cara belajar yang kurang tepat dapat merubah minat atau passion kalian terhadap koding yang menyebabkan banyaknya lulusan sarjana sistem informasi yang tidak bisa koding. Eitss.. jangan berhenti sampai disitu! Apabila memang minat atau passion kalian sudah bukan di koding, perbanyak explore minat atau passion kalian di keterampilan yang lain, misalnya: analisa sistem, desain, database, dll.
  • Faktor pengajar, faktor ini banyak sekali di keluhkan para lulusan sarjana sistem informasi tidak terkecuali saya sendiri. Tidak sedikit pengajar kurang tepat dalam memberikan maupun penyampaian materi koding kepada mahasiwa/i nya. Sebab, materi khususnya koding apabila disampaikan dengan cara yang kurang baik dan benar, bisa jadi materi tersebut menjadi tidak menarik. Itulah sebabnya tidak sedikit faktor pengajar juga mempengaruhi Minat atau Passion kalian. Meskipun demikian, menjadi dosen bukanlah perihal yang mudah, kembali lagi kalian lah sebagai mahasiswa/i yang harus aktif mengeksplor materi yang diberikan.

Sebagai lulusan sarjana sistem informasi yang tidak bisa koding bukan berarti kalian tidak punya peluang, tetapi manfaatkanlah minat dan passion yang kalian punya. At least pasti ada satu bahkan beberapa keterampilan yang kalian miliki sebagai lulusan sarjana sistem informasi yang tentunya dapat kalian pergunakan di dunia kerja. Nah berikut beberapa diantaranya peluang lulusan sarjana sistem informasi yang tidak bisa koding:
Bagaimana peluang lulusan sarjana Sistem Informasi yang tidak bisa koding?


Peluang Kerja lulusan sarjana sistem informasi yang tidak bisa koding

  • IT Support, untuk kalian lulusan sarjana sistem informasi yang tidak bisa koding, peluang kerja sebagai it support bisa menjadi pilihan kalian karena untuk menjadi seorang it support tidak perlu dibekali keahlian koding, terlebih kalian lulusan sarjana sistem informasi tentu pasti bisa dalam hal installasi, perawatan dan perbaikan di software maupun hardware.
  • UX/UI Design, tidak bisa koding tapi bisa mendesain maupun punya bakat, minat dan passion dalam hal estetika suatu produk? bidang pekerjaan ux/ui design ini cocok buat kalian para lulusan sarjana sistem informasi, terus belajar membuat desain produk akan menjadikan diri kalian terbiasa akan pekerjaan ux/ui design. (baca juga: Perbedaan: Material Design vs. Flat Design)
  • Quality Assurance, kalian sebagai seorang lulusan sarjana sistem informasi yang tidak bisa koding juga bisa bekerja menjadi Quality Assurance (QA). Untuk pekerjaan satu ini, perekrutan dalam mencari kandidat di setiap perusahaan pastinya berbeda-beda, ada yang di wajibkan minimal mengerti dasar koding.
  • System Analyst, tidak banyak perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan sebagai system analyst untuk lulusan baru, untuk itu kalian sebagai lulusan sarjana sistem informasi yang tidak bisa koding harus rajin-rajin mencari informasi lowongan tersebut. Sama halnya quality assurance, sebagai system analyst juga setidaknya kalian mengerti dasar dari sebuah koding dan untuk pekerjaan yang satu ini kalian diwajibkan terus berlatih menganalisa dan memecahkan suatu masalah dari apa yang akan kalian buat kedepannya. (baca juga: Bagaimana menjadi seorang System Analyst?)

Kembali lagi saya ingatkan, tulisan diatas sama sekali tidak bertujuan mendiskreditkan kalian yang tidak bisa koding, melainkan tulisan diatas ditujukan bahwa kalian sebagai lulusan sarjana sistem informasi yang tidak bisa koding masih punya harapan bekerja di dunia IT, tinggal bagaimana kalian dapat mencari sebuah kesempatan tersebut dan mencari lebih banyak pengetahuan-pengetahuan khususnya di internet, karena sebagai lulusan sarjana kalian harus terbiasa mencari terlebih dahulu sebelum kalian bertanya. Apabila ada peluang kerja yang dirasa kurang dan ingin kalian tambahkan, silahkan komentar di bawah untuk selanjutnya saya akan update artikel ini.


Post a Comment
Thanks for your comment